Cerita dewasa 17tahun foto bugil video sex video bokep 3gp telanjang

Cerita Dewasa : Istriku, aku dan orang ketiga

0 Comments
Berada di kategori : Bercinta, Cerita 17Tahun, Cerita Dewasa, Cerita Panas, Cerita Seru

Cerita Dewasa : Istriku, aku dan orang ketiga

Tags: Cerita Dewasa, Cerita Seru, Cerita Panas, Cerita 17 Tahun

Aku dan istriku sudah menikah belasan tahun. Dalam waktu yang sudah cukup lama ini, otomatis kehidupan sex kami sudah mulai kehilangan gairahnya. Tapi istriku sebenarnya adalah seorang yang cukup hot dalam kehidupan sex. Cuma waktu yang membikin semuanya menjadi monoton. Suatu waktu aku menawarkan untuk mencari jalan keluar dari kemonotonan ini, yang ujung-ujungnya adalah mencari orang ketiga.

Istriku menolak dengan cepat solusi ini. Tapi dari waktu kewaktu kehidupan sex kami semakin mengalami penurunan dan sampai suatu saat aku dengan agak memaksa untuk menjalankan solusi yang pernah kami bicarakan, yaitu orang ketiga. Berbulan-bulan waktu berlalu dan suatu saat istriku setuju dengan hati yang berat dan penuh dengan berbagai syarat. Mulai dari aku tidak boleh cemburu, aku harus ikut, dia tidak mau oral sex dan mau melihat dulu kalau orang ketiganya dan macam-macam.

Akhirnya dia menelepon seseorang yang kita dapatkan dari koran dan membuat janji di satu hotel. Pada hari yang telah ditentukan kami bertemu dengan orang tersebut, dalam service yang tertulis massage+++. Setelah bertemu kami semua berhalo ria dan mulai bercerita. Didalam kamar hotel itu, kami duduk di sofa dan istriku masih tetap saja kikuk dan aku juga tidak bisa menangkap reaksinya, apakah dia siap atau tidak, walaupun dia tetap ramah seperti biasanya.

Setelah sekian lama aku memulai inisiatif untuk menuju kekamar mandi untuk menghilangkan kekikukan kami. Dikamar mandi orang tersebut yang sebelumnya mengenalkan diri dengan nama Ivan mulai membantu istriku untuk melepas bajunya, akupun mulai melepas bajuku dan sebelum aku selesai, aku sudah melihat istriku telanjang tanpa sehelai kainpun di badannya. Ivanpun membimbing istriku untuk masuk ke bawah pancuran air dan mulai melepas bajunya. Setelah Ivan sendiri selesai melepas bajunya, istriku mulai memandang kemaluan Ivan yang besar dan berisi.

Harus kuakui bahwa untuk ukuran itu aku kalah. Mungkin istriku juga sudah mulai membayangkan, bagaimana selanjutnya. Ivan lalu mulai memandikan istriku yang sudah agak lebih rileks dan waktu tangan Ivan menyentuh buah dada atau kemaluannya. terlihat istriku memejamkan matanya tanda keenakan. Dan atas inisiatif istriku dia mengambil sabun dan mulai membersihkan kemaluan Ivan yang juga terlihat berubah mimik wajahnya keenakan.

Setelah itu giliranku di service oleh istriku dengan sabun. Setelah itu kami langsung menuju ke bed hotel. Diatas ranjang aku mulai dengan menciumi bibir istriku dan Ivan dengan profinya mulai membuka kaki istriku yang sedang terlentang dan mulai menciumi kemaluannya. Tanpa diduga istriku merespon dengan erangan yang asalnya lemah dan menjadi semakin keras, tanda bahwa dia mulai menikmati permainan ini.

Akupun mulai bangkit dan semakin hot menciumi istriku sampai ke buah dadanya. Kami melakukan pemanasan awal untuk istriku ini cukup lama, untuk memberikan waktu agar hilang semua perasaan aneh. Aku sempat melihat Ivan dalam menyervice bagian bawah istriku selain menciumi kemaluannya juga memasukan sekali-kali jarinya kedalam liang kenikmatan itu dan suatu waktu aku melihat dia menciumi dan menjilati anus istriku, yang tidak diduga memberikan kenikmatan bagi istriku.

Dan setelah sekian lama aku melihat Ivan juga memasukkan jarinya kedalam anus istriku, aku sama sekali tidak menyangka hal itu dibiarkan oleh istriku, karena sebenarnya didalam persyaratannya, dia tidak mau ada permainan anal, apalagi doppel penetration seperti di film2x. Kami sebenarnya juga sekali waktu mempraktekkan anal-sex, tapi untuk hal ini, sebenarnya istriku menolak dan meminta itu menjadi persyaratan, tapi apa yang aku lihat, dia menikmati sekali waktu Ivan memaju-mundurkan jarinya di lubang anus sambil terus menciumi klitoris istriku.

Dengan fantasiku yang sudah menjadi-jadi, aku menyodorkan penisku kemulut istriku yang langsung di respon dengan menggebu-gebu. Sesekali aku melihat Ivan mengocok penisnya sendiri untuk menjaga supaya tetap tegang. Kemudian aku menarik badan istriku dengan kepala menuju pinggir ranjang supaya kepalanya agak tergelai dipinggir ranjang, setelah kepalanya tergelai aku masukkan penisku kemulutnya dan mulai kugoyang penisku. Pandangan jadi lebih jelas apa yang di lakukan Ivan dengan vagina dan anus istriku. Selang beberapa saat aku mau tanya istriku apa dia mau ganti posisi aku dibawah menservicenya dari bawah, dia setuju, mungkin karena istriku mulai ingin melihat penis Ivan.

Kami lalu bertukar posisi dan aku melihat bagaimana ternyata istriku tanpa sabar menarik penis Ivan dan mulai mengocoknya. Aku melihat bahwa jari istriku tidak cukup untuk melingkar di penis Ivan yang membuktikan bahwa penis Ivan jauh lebih gemuk dari punyaku, yang panjangnya juga sekarang nyata lebih panjang dari punyaku yang sebenarnya juga tidak kecil. Mungkin si Ivan juga sudah mulai terangsang yang mengakibatkan penisnya jadi lebih besar lagi dibanding sewaktu mandi. Dan tanpa kusangka istriku memasukan penis Ivan kemulutnya dan membiarkan Ivan juga menggoyang penisnya didalam mulut istriku. Akupun yang sibuk di bawah juga merasa heran waktu aku memasukkan jariku kedalam anus istriku setelah memainkan vaginanya yang juga sudah basah, aku merasa bahwa anus istriku sangat longgar dan lembut, dengan mudah aku bisa memasukkan tiga jariku tanpa ada protes dari istriku.

Aku tidak tahu bagaimana cara Ivan mempersiapkan anus istriku sampai seperti itu. Padahal kalau kami mau melakukan anal-sex, aku harus lama mempersiapkan anus istriku supaya dia tidak merasa sakit, walaupun seringkali terjadi, anus istriku tetap tegang dan waktu memasukkan, dia tetap merasa sakit. Hebat benar orang ini, pikirku. Aku juga melihat bagaimana istriku ternyata tidak hanya di service mulutnya, sekali-kali dia memegang penis Ivan dengan erat dan menciumi dengan penuh gairah. Sampai pada waktunya istriku meminta aku mulai memasukkan penisku ke vaginanya, akupun merespon dengan senang hati dan mulai menggoyang vaginanya dengan penisku.

Istriku mulai mendesah-desah dan semakin lama semakin keras. Melihat hal itu, nafsuku mulai menjadi-jadi yang berakibatkan kepada ketahananku, sebelum aku melepas cairan berhargaku aku menarik penisku keluar dan istriku menjerit dan berteriak kepada Ivan, untuk segera memasukan penisnya menggantikan aku. Ivan segera cepat2x melayani permintaan istriku dan menggoyangkan penisnya dengan kekuatan penuh.

Istriku semakin menjadi-jadi dengan desahannya, aku yang duduk ambil nafas di sebelah istriku bisa melihat bagaimana penis Ivan memang betul2x memenuhi vagina istriku sampai-sampai klitoris istriku ikut keluar masuk mengikuti irama goyangan Ivan. Yang menyebabkan istriku semakin mendesah-desah keenakan, mungkin karena penis tidak sebesar itu, penisku tidak sanggup memuaskan vagina sekaligus klitorisnya. Dulu aku memang sering membantunya dengan vibrator, dimana penisku menggoyang vagina istriku dan istriku menggunakan vibratornya untuk merangsang klitorisnya.

Didalam desahannya, istriku mengatakan supaya aku bersiap-siap untuk menggantikan Ivan, bilamana Ivan sudah tidak tahan lagi. Aku mengiyakan dan mulai memainkan buah dadanya dan menciumi juga mulut istriku. Tapi Ivan memang betul2x profi, belum lama dia menservice vagina istriku dengan penisnya, kaki istriku tiba2x gemetaran dan desahan panjang keluar dari mulut istriku, dia orgasme, tapi dasar profi, dia tahu, dia tetap mengoyangkan penisnya keluar masuk dan kulihat penisnya begitu basah oleh cairan dari vagina istriku, sudah lama sekali, penisku basah seperti penis Ivan sekarang

Istriku betul2x orgasme dashyat. Istriku pun meminta supaya dia tidak berhenti menggoyang. Setelah aku mulai bisa menahan keteganganku aku minta kepada Ivan untuk ganti posisi. Aku balik istriku untuk posisi doggy style, aku goyang istriku lewat belakang, sambil memainkan pantatnya, dan sekali-kali aku melihat anus istriku terbuka lubangnya, yang menandakan bahwa anusnya masih longgar dan siap untuk di goyang. Tapi aku masih takut, karena itu juga syarat dari istriku, tidak anal-sex. Aku urungkan niatku, daripada merusak suasana.

Memang benar orgasme kedua seorang wanita selalu lebih mudah dan lebih hebat dari yang pertama, setelah beberapa menit aku suplai dengan penisku, istriku mengerang lagi keras dan aku bisa merasakan gerakan tubuhnya yang lagi orgasme mengejang dan kemudian menangis sambil berkata ..oh…terus…terus…. Tapi aku sekarang juga tidak mau menghentikan gerakanku dan dengan kedua tanganku aku menopang tubuh istriku yang lemas mau jatuh dari posisi doggy style-nya dan terus kugoyang.

Aku mengisyaratkan kepada Ivan untuk bersiap menggantikan aku, aku lihat 2 jarinya sedang berada dimulut istriku dan diisap oleh istriku. Rupanya waktu tadi, sewaktu istriku mau orgasme, Ivan memasukkan jarinya supaya istriku bisa lebih enjoy menikmati orgasmenya sambil menggigit jari Ivan. Ivan kemudian bersiap siap dan kemudian menggantikan aku untuk terus menggoyang.

Waktu penis Ivan kembali memenuhi vaginanya, istriku kembali mendesah-desah hebat. Akupun tak mau kalah aku goyang mulut istriku dengan penisku. Selang beberapa saat, Ivan menarik keluar penisnya dan memasukkan lagi, tapi waktu itu istriku sempat terkejut dan merapatkan pahanya, aku nggak tahu apa yang terjadi, setelah paha istriku kembali melebar dalam posisinya yang masih doggy style, aku baru tahu, Ivan sedang menyikat anus istriku dengan penisnya, aku kembali terpengerah.

Dan kali ini ini istriku kelihatan menikmati sekali permainan anal Ivan. Karena besarnya penis Ivan, aku melihat anus istriku menjadi begitu menggairahkan.Dan anehnya istriku tidak merasa sakit. Karena memang sudah 2 jam permainan ini, istriku mulai kelelahan dan minta supaya Ivan berada dibawah dan dia diatas. Selama Ivan dibawah, dia menggoyang vagina istriku dari bawah dan aku memperhatikan dari belakang, bagaimana penis Ivan menghujam-hujam di vagina istriku, tanpa disangka, istriku memintaku untuk memasukkan penisku ke anusnya, ya ampun… istriku sudah lupa daratan.

Akupun tidak menolak dan mulai meng-anal istriku dengan doppel penetration. Istriku semakin menjadi-jadi, teriakannya semakin menggila, sampai suatu saat badannya bergetar lagi dan mulai menangis lagi keenakan. Aku cabut penisku waktu istriku gemetaran, karena kali ini sungguh hebat erangannya, aku sampai bertanya apa semua ok. Kali ini kulihat anusnya yang begitu melebar dan berdenyut-denyut, yang membikin aku semakin terangsang. Dia cuma menjawab lirih, ya..ya.. Karena mungkin istriku sudah kelelahan setelah orgasme yang ketiga, dia meminta supaya kami semua mengarahkan penis kami ke wajahnya dan meminta kami untuk menyemprotkan sperma kami ke dalam mulutnya sambil dia diposisi terlentang. Aku berkata kepada Ivan supaya dia keluar duluan.

Dengan bantuan tangan dan mulut istriku, Ivan menyemprotkan seluruh amunisinya kedalam mulut istriku yang terbuka menunggu semprotan sperma dari Ivan, dan masih sempat kulihat bagaimana banyaknya sperma Ivan begitu keras disemprotkan kedalam mulut istriku dan kemudian oleh Ivan, ditekan-tekan penisnya untuk mengeluarkan sisa spermanya yang kemudian menetes masuk kedalam mulut istriku yang kemudian ditelan oleh istriku.

Melihat itu aku tidak bisa lagi menahan spermaku dan akupun menyemprotkan spermaku ke dalam mulutnya dan kemudian aku masukkan penisku ke mulut istriku sambil kutekan-tekan untuk mengeluarkan sisa spermaku langsung didalam mulut istriku.

- Tamat -



Leave a comment