Cerita dewasa 17tahun foto bugil video sex video bokep 3gp telanjang

Cerita Dewasa : Tiga Malam yang Indah

Berada di kategori : Cerita 17Tahun, Cerita Dewasa

Tags: Cerita Dewasa, Cerita Seru, Cerita Panas, Cerita 17 Tahun

Kurasakan lidah Tom turun dari leher menyusuri dadaku kemudian tangannya menurunkan lingerie-ku di bagian dada yang menyebabkan tersembullah dua bukit indahku. Matanya tak pernah lepas dari dadaku sambil dia berkata, “Oh buah dadamu memang indah sayang.. aku tak pernah sanggup menahan diriku bila melihatnya..” Aku pun hanya tersenyum sambil mataku mengerling nakal, yang membuatnya makin tidak tahan. Dia meremas-remas dengan mesra buah dadaku sambil dipilin-pilin putingnya. Kemudian dia jilati bergantian sambil dikulumnya. Kulihat benar-benar tidak muat buah dadaku dalam genggamannya. Ya inilah salah satu kebanggaan diriku, keindahan yang kumiliki. Aku pun mengerang, “Aaacchh.. Tom.. kau pandai sekali menghisapnya.. aacchh..” tanpa kusadari tanganku sudah membuka handuk yang dipakai Tom yang kubiarkan jatuh begitu saja. Dan dapat kulihat jelas kejantanannya yang panjang dan besar telah berdiri dengan tegak seolah-olah menantangku. Memang kuakui batang kejantanan Tom sangat besar, panjangnya mungkin hampir 19 cm, dan hal inilah yang mungkin membuatku selalu ketagihan untuk bermain seks dengannya.


iklan baris | iklan baris gratis


Cerita Dewasa Sedarah : KADO ULANG TAHUN KAKAKKU

Berada di kategori : Cerita 17Tahun, Cerita Dewasa

Tags: Cerita Dewasa, Cerita Seru, Cerita Panas, Cerita 17 Tahun

“Fifi mau kasih hadiah khusus, tapi kamu harus janji tidak boleh ngapa-ngapain kalo kagak disuruh. Mau nggak?” tanya Fifi, kakak tersayangku ini. Aku mengangguk.
“Eh janji dulu..”
“Iya deh Joni janji Fifi sayang..” kataku memuaskan keinginan Fifi.
“Siap menerima hadiah?” tanyanya lagi sambil menegakkan badannya yang tadinya duduk santai.
Aku mengangguk lalu berkata, “Siap boss..”

Fifi kemudian menaiki ranjang, sambil tangannya mendorong perlahan tubuhku untuk bergeser sedikit. Ranjangku sih ukuran 160 lebarnya, jadi muat saja kalau mau tidur berduaan. Lalu Fifi berlutut tegak di sampingku, memandang mataku lekat-lekat masih dengan senyum manisnya. Kemudian secara perlahan-lahan dia mengambil ujung bawah baju tidurnya. Ops.. Fifi terlupa sesuatu.. buru-buru dia turun ranjang dulu, menuju ke lemariku yang ada componya, dia pilih buru-buru salah satu CD lalu diputarnya. Nah muncul lagu romantis, dipasangnya cukup keras tapi tidak mengganggu keluar ruangan. Mungkin sekedar supaya pembicaraan kami tidak terdengar saja kali. Lalu dia berjalan ke pintu dan mengunci pintu.

Aku merasa sedikit heran, mau ngapain nih. Si Fifi balik lagi ke sampingku, berlutut di atas ranjang sambil melenggok menari mengikuti irama lagu. Tangannya balik lagi memegang ujung bawah baju tidurnya dan mulai memilin sedikit-sedikit, lalu menarik perlahan ke atas. Wah ini sih striptease. Kutungguin saja deh. Begitu bawah bajunya mulai naik setinggi bawah selangkangannya, aku makin deg-degan! Cepat sekali naik lagi perasaanku. Lalu muncul celana dalamnya yang transparan dan seperti tadi waktu dansa berbentuk V dan sebagian besar tali. Warnanya sih hitam, ada merahnya sedikit persis ditengah dekat bawah pusarnya, eh tuh merah bunga kecil, cuma satu.


iklan baris | iklan baris gratis


Cerita Dewasa : resah, gelisah, dan basah…

Berada di kategori : Cerita 17Tahun, Cerita Dewasa, Cerita Panas, Cerita Seru

Tags: Cerita Dewasa, Cerita Seru, Cerita Panas, Cerita 17 Tahun

ga tau setan dari mana yg lewat, gw memberanikan diri buat nyentuh payudara cewek gw secara perlahan. perlu dijelaskan, perlahan disini bukan mencet tapi cuma nyolek dikit soalnya gw takut gitu. lagian gw belom pernah ngelakuin yg kayak gitu. tapi lama2 gw jd pengen lebih dan lebih. dan akhirnya gw beranikan diri buat meremas remas payudara cewek gw yg secara jujur gw akui ukurannya proporsional bgt!!!. gw seakan mendapat angin segar ketika mengetahui cewek gw cuma bergumam ”eh…,eh….emm…” alias dia ga sadar/masih tidur. perlahan gw buka kancing kemejanya satu persatu waw…. baru kali ini gw ngeliat pemandangan langsung kayak gitu, selain proporsional kulitnya juga putih dan lembut. akhirnya gw pun semakin panas, gw coba nurunin bra yg dia pake. bra yg dia pake tuh yg ga pake tali, jadi tinggal diturunin doang. dan putingnya itu warnanya pink merah muda gitu, anjrit!!! gw jadi nepsong berat. ketika gw pencet dan gw pelintir pelan, cewek gw ngedesah ”ehh…,emm…,aahh…, dan dia rada gerak gitu. spontan gw jadi salting karena gw ngeri dia bangun. tapi ternyata tidak. dan dengan keberanian penuh gw coba isep putingnya ”nyemm…,nyemm…” dan baru saat itu gw ngerasain nikmatnya yg namanya puting cewek. dahsyat bro…!!!tetapi karena keasikan gw ga memperhatikan keadaan, ga sadar ternyata cewek gw bangun dan dia langsung berontak ” eh… kamu lagi ngapain…!!! jangan kurang ajar gitu dong..!!! sumpah saat itu gw bingung setengah mati!!! dalam hati gw ”wah bisa di PHK nih gw”. tapi berhubung setan di kepala gw dah numpuk, gw ga peduli ma rintihan cewek gw. sambil gw paksa gw terus isep puting cewek gw sambil sesekali gw gigit kecil. cewek gw cuma bisa ”ahh…,jangan di…,ahh…”. tapi ajaibnya lama2 cewek gw ngelunak gitu, dan dia jadi pasrah ngebiarin gw ngelakuin itu semua. mungkin udah kerasa enak kali ya…???


iklan baris | iklan baris gratis


Cerita Dewasa : Kado ulang tahun untuk Dewi

Berada di kategori : Cerita 17Tahun

Tags: Cerita Dewasa, Cerita Seru, Cerita Panas, Cerita 17 Tahun

Dengan perlahan aku membaringkan tubuh Dewi, namun berbalik telungkup sekarang, Dewi hanya menuruti saja dengan pasrah. Lalu aku mulai membelai rambutnya dan menciumi lehernya dari belakang, menggigit-gigit cuping telinganya. Lidahku menjalar-jalar di punggung Dewi tepat di belahannya. Aku menyentuh punggungnya dengan lembut menggunakan jari-jari tanganku saja, perlahan dari pundak sampai ke belakang lutut. Lidahku bermain-main sekarang di belahan tubuh kiri Dewi, di bawah lengannya, naik turun. Dewi tidak bersuara sedikitpun, hanya sekali-kali terdengar lenguhannya. Jari-jariku mulai bermain-main di belahan pantatnya sambil sekali-kali kuturunkan hingga pangkal paha, di mana aku merasakan sesuatu yang hangat dan lembab. Kumainkan jariku bergantian dengan lidahku di belahan pantatnya dan sedikit intensif di dekat bagian anusnya.

Kemudian tanganku merayap turun lagi ke dalam pahanya bagian dalam, bergantian kuelus dengan jari dan telapak tangan sambil kucium dan menjilat bagian belakang pahanya dan bagian belakang lututnya. Aku memindahkan permainanku ke bawah di mana aku mulai menghisap-hisap jari-jari kakinya dengan perlahan dan hanya menggunakan bibir, turun ke telapak kakinya yang kuberikan ujung-ujung lidahku. Kemudian aku berbalik lagi kembali ke pantatnya di mana aku memainkan kepala kemaluanku di bulatan pantatnya, kemudian berpindah di belahannya, kugesek-gesekan dengan perlahan, tiba-tiba dengan cepat dan perlahan lagi, sambil kutiduri Dewi dari atas. Terdenger suara desahan Dewi semakin mengeras lidahku yang kubuat melingkar-lingkar dari leher kanannya ke kiri, tepat di tengah-tengah lehernya aku melahap, “Eehh, nnggg, Roy ayo Roy, ehmmmm.”


iklan baris | iklan baris gratis


Cerita Dewasa Perkosaan : Preman yang Sial

Berada di kategori : Cerita Pemerkosaan

Tags: Cerita Dewasa, Cerita Seru, Cerita Panas, Cerita 17 Tahun

Cewek itu tertawa terkikik kikik melihat ekspressi Rudi, yang bercampur antara memelas dan takut. Tangannya mengelus-elus rambut Rudi yang ikal :” jangan takut sayaaang…….aku Cuma mau kamu menghisap kenikmatanku kok” katanya, menirukan ancaman kami tadi. Tiba – tiba ia menarik rambut Rudi ke belakang sehingga wajahnya mendongak :” sekarang, kalau kamu mau menghisap kenikmatanku, nih….hisaplah”. Ia bergerak ke depan, ke kepala Rudi. Tangan yang satu tetap menarik kepala Rudi ke belakang, sedang tangan lainnya meraba ke kemaluannya yang kini hanya beberapa senti saja di depan wajah Rudi. Jemarinya yang lentik dan mulus dengan lembut membelai-belai bulu kemaluannya yang tidak begitu lebat itu, dan akhirnya jari tengah dan telunjuknya membuka bibir kemaluannya lebar-lebar.

Aku dapat melihat bagian dalam kemaluannya yang sangat merangsang, berwarna merah muda dan tampak basah. Ia merendahkan badannya sehingga kini kemaluan itu benar-benar menempel di mulut Rudi. Kulihat mata temanku membelalak, napasnya megap-megap karena sulit menarik udara bebas. Hidungnya tersumbat oleh kemaluan cewek ganas itu. “ Ayoo, monyong, cepetan keluarkan lidahmu” kata si cewek memerintah. Napasnya juga kedengaran memburu, tampaknya ia sangat terangsang. Kulihat Rudi menuruti perintahnya, menjulurkan lidahnya panjang-panjang dan mulai menyapukannya ke bibir dan bagian dalam kemaluan si cewek itu.

Pemandangan selanjutnya sungguh menakjubkan (sekali lagi, dalam situasi lain aku pasti sudah sangat terangsang ). Si cewek menggerak-gerakkan pinggulnya ke depan dan ke belakang, sehingga kemaluannya bergesekan lebih keras dengan lidah Rudi. Mulutnya mendesis – desis menahan kenikmatan, ” ooh….hebat kamu. Terus, jilatiin….masukin lidahmu ke dalam lobangku”. Rudi tampaknya menurut, ia menegangkan lidahnya dan mengarahkan ke lobang kemaluan si cewek. Kini gerakan si kuntilanak berubah, tidak maju mundur lagi tetapi ke atas dan ke bawah.


iklan baris | iklan baris gratis