Cerita dewasa 17tahun foto bugil video sex video bokep 3gp telanjang

Cerita Dewasa : resah, gelisah, dan basah…

Berada di kategori : Cerita 17Tahun, Cerita Dewasa, Cerita Panas, Cerita Seru

Tags: Cerita Dewasa, Cerita Seru, Cerita Panas, Cerita 17 Tahun

ga tau setan dari mana yg lewat, gw memberanikan diri buat nyentuh payudara cewek gw secara perlahan. perlu dijelaskan, perlahan disini bukan mencet tapi cuma nyolek dikit soalnya gw takut gitu. lagian gw belom pernah ngelakuin yg kayak gitu. tapi lama2 gw jd pengen lebih dan lebih. dan akhirnya gw beranikan diri buat meremas remas payudara cewek gw yg secara jujur gw akui ukurannya proporsional bgt!!!. gw seakan mendapat angin segar ketika mengetahui cewek gw cuma bergumam ”eh…,eh….emm…” alias dia ga sadar/masih tidur. perlahan gw buka kancing kemejanya satu persatu waw…. baru kali ini gw ngeliat pemandangan langsung kayak gitu, selain proporsional kulitnya juga putih dan lembut. akhirnya gw pun semakin panas, gw coba nurunin bra yg dia pake. bra yg dia pake tuh yg ga pake tali, jadi tinggal diturunin doang. dan putingnya itu warnanya pink merah muda gitu, anjrit!!! gw jadi nepsong berat. ketika gw pencet dan gw pelintir pelan, cewek gw ngedesah ”ehh…,emm…,aahh…, dan dia rada gerak gitu. spontan gw jadi salting karena gw ngeri dia bangun. tapi ternyata tidak. dan dengan keberanian penuh gw coba isep putingnya ”nyemm…,nyemm…” dan baru saat itu gw ngerasain nikmatnya yg namanya puting cewek. dahsyat bro…!!!tetapi karena keasikan gw ga memperhatikan keadaan, ga sadar ternyata cewek gw bangun dan dia langsung berontak ” eh… kamu lagi ngapain…!!! jangan kurang ajar gitu dong..!!! sumpah saat itu gw bingung setengah mati!!! dalam hati gw ”wah bisa di PHK nih gw”. tapi berhubung setan di kepala gw dah numpuk, gw ga peduli ma rintihan cewek gw. sambil gw paksa gw terus isep puting cewek gw sambil sesekali gw gigit kecil. cewek gw cuma bisa ”ahh…,jangan di…,ahh…”. tapi ajaibnya lama2 cewek gw ngelunak gitu, dan dia jadi pasrah ngebiarin gw ngelakuin itu semua. mungkin udah kerasa enak kali ya…???


iklan baris | iklan baris gratis


Cerita Dewasa : Kado ulang tahun untuk Dewi

Berada di kategori : Cerita 17Tahun

Tags: Cerita Dewasa, Cerita Seru, Cerita Panas, Cerita 17 Tahun

Dengan perlahan aku membaringkan tubuh Dewi, namun berbalik telungkup sekarang, Dewi hanya menuruti saja dengan pasrah. Lalu aku mulai membelai rambutnya dan menciumi lehernya dari belakang, menggigit-gigit cuping telinganya. Lidahku menjalar-jalar di punggung Dewi tepat di belahannya. Aku menyentuh punggungnya dengan lembut menggunakan jari-jari tanganku saja, perlahan dari pundak sampai ke belakang lutut. Lidahku bermain-main sekarang di belahan tubuh kiri Dewi, di bawah lengannya, naik turun. Dewi tidak bersuara sedikitpun, hanya sekali-kali terdengar lenguhannya. Jari-jariku mulai bermain-main di belahan pantatnya sambil sekali-kali kuturunkan hingga pangkal paha, di mana aku merasakan sesuatu yang hangat dan lembab. Kumainkan jariku bergantian dengan lidahku di belahan pantatnya dan sedikit intensif di dekat bagian anusnya.

Kemudian tanganku merayap turun lagi ke dalam pahanya bagian dalam, bergantian kuelus dengan jari dan telapak tangan sambil kucium dan menjilat bagian belakang pahanya dan bagian belakang lututnya. Aku memindahkan permainanku ke bawah di mana aku mulai menghisap-hisap jari-jari kakinya dengan perlahan dan hanya menggunakan bibir, turun ke telapak kakinya yang kuberikan ujung-ujung lidahku. Kemudian aku berbalik lagi kembali ke pantatnya di mana aku memainkan kepala kemaluanku di bulatan pantatnya, kemudian berpindah di belahannya, kugesek-gesekan dengan perlahan, tiba-tiba dengan cepat dan perlahan lagi, sambil kutiduri Dewi dari atas. Terdenger suara desahan Dewi semakin mengeras lidahku yang kubuat melingkar-lingkar dari leher kanannya ke kiri, tepat di tengah-tengah lehernya aku melahap, “Eehh, nnggg, Roy ayo Roy, ehmmmm.”


iklan baris | iklan baris gratis


Cerita Dewasa Perkosaan : Preman yang Sial

Berada di kategori : Cerita Pemerkosaan

Tags: Cerita Dewasa, Cerita Seru, Cerita Panas, Cerita 17 Tahun

Cewek itu tertawa terkikik kikik melihat ekspressi Rudi, yang bercampur antara memelas dan takut. Tangannya mengelus-elus rambut Rudi yang ikal :” jangan takut sayaaang…….aku Cuma mau kamu menghisap kenikmatanku kok” katanya, menirukan ancaman kami tadi. Tiba – tiba ia menarik rambut Rudi ke belakang sehingga wajahnya mendongak :” sekarang, kalau kamu mau menghisap kenikmatanku, nih….hisaplah”. Ia bergerak ke depan, ke kepala Rudi. Tangan yang satu tetap menarik kepala Rudi ke belakang, sedang tangan lainnya meraba ke kemaluannya yang kini hanya beberapa senti saja di depan wajah Rudi. Jemarinya yang lentik dan mulus dengan lembut membelai-belai bulu kemaluannya yang tidak begitu lebat itu, dan akhirnya jari tengah dan telunjuknya membuka bibir kemaluannya lebar-lebar.

Aku dapat melihat bagian dalam kemaluannya yang sangat merangsang, berwarna merah muda dan tampak basah. Ia merendahkan badannya sehingga kini kemaluan itu benar-benar menempel di mulut Rudi. Kulihat mata temanku membelalak, napasnya megap-megap karena sulit menarik udara bebas. Hidungnya tersumbat oleh kemaluan cewek ganas itu. “ Ayoo, monyong, cepetan keluarkan lidahmu” kata si cewek memerintah. Napasnya juga kedengaran memburu, tampaknya ia sangat terangsang. Kulihat Rudi menuruti perintahnya, menjulurkan lidahnya panjang-panjang dan mulai menyapukannya ke bibir dan bagian dalam kemaluan si cewek itu.

Pemandangan selanjutnya sungguh menakjubkan (sekali lagi, dalam situasi lain aku pasti sudah sangat terangsang ). Si cewek menggerak-gerakkan pinggulnya ke depan dan ke belakang, sehingga kemaluannya bergesekan lebih keras dengan lidah Rudi. Mulutnya mendesis – desis menahan kenikmatan, ” ooh….hebat kamu. Terus, jilatiin….masukin lidahmu ke dalam lobangku”. Rudi tampaknya menurut, ia menegangkan lidahnya dan mengarahkan ke lobang kemaluan si cewek. Kini gerakan si kuntilanak berubah, tidak maju mundur lagi tetapi ke atas dan ke bawah.


iklan baris | iklan baris gratis


Cerita Dewasa : Nasi Kuning

Berada di kategori : Cerita 17Tahun

Tags: Cerita Dewasa, Cerita Seru, Cerita Panas, Cerita 17 Tahun

Aku melangkah ke arah pintu kamar Naning dan menutup pintu itu dan tidak lupa aku menguncinya, setelah itu aku balik ke arah Mbak Naning dan woow.. wowo.. wow.. woow.. dia sudah terkurap di atas ranjang dengan handuk yang tidak dililitkan lagi, hanya sebagai penutup bagian tubuh belakang saja. Dan aku menuju pinggir ranjang di samping Naning. “Udah, mulai meratakan saja, e.. yang rata lho..!” sambil menoleh ke belakang dan mengangkat kepalanya ke atas bantal. Aku mulai dari punggung atas mulus Naning, aku taburkan dulu bedak di sekeliling punggung atas Naning dan meratakan dengan tanganku. Ayy.. mulus sekali ini punggung, batang kemaluanku mulai tegang tapi aku tahan jangan sampai ketahuan deh. Meratakan dari atas punggung, ke samping kiri dan kanan, aku sengaja sambil mengelus-elus lembut, punggung Naning dan terdengar sayup-sayup nafas Naning yang panjang. Aku mulai menurunkan tanganku untuk meratakan ke bagian punggung bagian tengah yang masih tertutup oleh handuk. “Mas Asep, kalau handuknya menghalangi ya.. di lepas saja,” kata Naning sambil metutup matanya. “Ya.. boleh,” hati berdebar ingin tahu apa yang ada di dalam sana.

Aku mulai menyingkap handuk dan ah.. wowowo terlihatlah punggung Naning dan pantat yang tegak putih terlihat bebas, batang kemaluanku tambah tegang saja melihat pemandangan yang begitu indahnya, kulit Naning memang sangat mulus tanpa cacat sama sekali. Aku mulai menaburkan bedak di atas punggung Naning sampai di atas pantat Naning yang masih tertutup oleh CD, setelah menaburkan bedak aku mulai meratakan dengan kedua tanganku ini. Ah.. aku juga bisa menikmati tubuh Naning yang belakang dengan meraba-raba dan mengelus-elus dengan lembut, aku sengaja tidak membuka kaitan BH-nya ya.. biar dia yang minta saja dibukakan. Sambil menyenggol-nyenggol kaitan BH Naning agar Naning merasa aku kehalangan dengan kaitan BH-nya itu dan.. “Mas, kaitan BH-nya dicopot saja biar bisa meratakan bedak dengan leluasa,” kata Naning yang masih menutupkan matanya, mungkin agar bisa menikmati rabaan dan elusan tanganku ini.


iklan baris | iklan baris gratis


Cerita Dewasa : MARIA , Agen asuransi + +

Berada di kategori : Cerita 17Tahun, Cerita Dewasa

Tags: Cerita Dewasa, Cerita Seru, Cerita Panas, Cerita 17 Tahun

Dimualai dengan berpindah duduk dari sofa terpisah ke sebelah maria sambil menatap mata dan keindahan tubuhnya. kurasa kalo wanita dilihatin seperti itu pasti tahu kalo ini bukan tatapan yang sopan [kalo cewek di perlakukan dan dipelototin seperti ini diam saja maka itu berarti lampu hijau ! ingat diam tanda setuju !]. sementara maria menjelaskan dengan serius aku mulai membelai rambutnya yang dipotong pendek sebahu. dari rambut aku mulai membelai lehernya yang putih mulus. dari sana maria mulai menghentikan presentasinya dan mulai menanggapi godaanku.

Maria : maaf Mas, jangan Ah kita kan udah sama sama menikah [sambil mendorong tangan ku tapi penolakan itu hanya di buat buat saja]
Bima : Gak apa kok Maria itung itung kita nostalghia masa masa bahagia kita dulu.
[posisi duduk kami semakin rapat dan tanganku mulai mengelus paha mulus maria]
Maria : jangan mas nanti aku hamil gimana lho ?[pertanyaan khas cewe yang minta di entot]
Bima : Gak apa nanti aku yang tanggung jawab tenang aja masalah duit kamu bisa mengandalkanku Sayang….

Kami mulai bercumbu kucium lehernya sambil meremas lembut susu maria di balik kemejanya. ternyata Maria yang dulu begitu religius dan memegang aturan agama sekarang tidak takut lagi kepada dosa. malah dia terlihat sudah biasa dan menikmati semua yang kita lakukan. [aku curiga jangan jangan dia udah sering di mainin ama klien kliennya tapi what the Hell lha sing penting Rosso !!] sekarang posisi maria sudah ada di pangkuanku dan tanganku sudah masuk kedalam rok mininya menjelajah rimbunya hutan nusantara di balik celana dalam Maria. sambil menjelajah Hutan rimba aku melucuti jas dan kemeja maria sehingga sekarang maria hanya mengenakan rok mini dan BH saja sementara celana dalamnya juga udah gua lolosin.


iklan baris | iklan baris gratis